Pengertian Hakikat Ilmu Kimia Dan Jenis Materi – Materi Kimia Kelas X

A. Hakikat Ilmu Kimia
        Ilmu kimia secara singkat dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan energi yang menyertai perubahan suatu zat atau materi.

        Zat atau materi merupakan sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Susunan materi mencakup komponen-komponen pembentuk materi dan perbandingan tiap komponen tersebut. Adapun struktur materi mencakup struktur partikel-partikel penyusun suatu materi atau menggambarkan atom-atom penyusun materi saling berkaitan. Sifat materi mencakup sifat fisis (wujud dan penampilan) dan sifat kimia. Sifat suatu materi dipengaruhi oleh susunan dan struktur dari materi tersebut. Perubahan materi meliputi perubahan fisis/fisika (wujud) dan perubahan kimia (menghasilkan zat baru). Energi yang menyertai perubahan materi menyangkut banyaknya energi yang menyertai sejumlah materi dan asal-asul energi itu.

          Hakikat ilmu kimia adalah bahwa benda itu bisa mengalami perubahan bentuk maupun susunan partikelnya menjadi bentuk yang lain sehingga terjadi deformasi, perubahan letak susunan ini memengaruhi sifat-sifat yang berbeda dari wujud semula.

          Setiap zat memiliki susunan yang berbeda dari zat lainnya. Pengetahuan tentang susunan suatu zat membantu untuk memahami sifat zat tersebut.

1. Jenis Materi

Materi adalah segala sesuatu yang dapat menempati ruang dan memiliki massa.

a. Unsur

Unsur adalah materi murni terkecil yang tidak dapat dibagi lagi menjadi dua atau lebih zat lain yang lebih sederhana secara kimia dan fisika.

Contoh usur: nitrogen (N), besi (Fe), klorin (CI), aluminium (Al), dan oksigen (O).

b. Senyawa

Senyawa adalah zat murni dari gabungan dua atau lebih unsur melalui reaksi kimia. Senyawa dapat dibagi lagi menjadi bagian terkecil yaitu unsur.

Contoh senyawa: air (H²O)  asam sulfat (H²SO⁴) , dan gas belerang dioksida (SO²).

c. Campuran

Campuran adalah gabungan dua atau lebih zat murni yang tidak melalui reaksi kimia melainkan melalui campuran secara fisika.

Contoh: campuran gula dengan pasir (homogen), campuran minyak dengan air (homogen), dan campuran pasir dengan air (heterogen).

2. Wujud Materi

a. Zat Padat

1) Bentuk tetap dan tidak dapat berubah menurut wadahnya.
2) Susunan partikel sangat rapat dan teratur.

b. Zat Cair

1) Bentuk tidak tetap dan sesuai dengan wadahnya.
2) Susunan partikel longgar dan acak.

c. Gas

1) Bentuk menyesuaikan dengan wadahnya.
2) Susunan partikel mengisi seluruh ruang dan bergerak bebas.

3. Sifat Materi

a. Sifat Fisika

1) Sifat yang tidak dipengaruhi oleh perubahan komposisi kimia suatu zat.
2) Sifat fisis berbeda-beda untuk materi padat, cair dan gas.

Laboratorium, Penelitian, Kimia, Tes


b. Sifat Kimia

Sifat yang ditunjukan oleh suatu zat tersebut mengalami perubahan dengan reaksi kimia.

Leave a Comment